Pagi ini seperti biasa gue berangkat kerja, indahnya diselingi hujan yang agak deras. Gue berlari menuju tempat biasa gue nunggu bus kantor, cukup bikin gue jadi berkeringat campur air hujan yang menetes. Tiba-tiba otak gue yang kemaren seharian suntuk mengajak gue buat menuliskan cerita.
Bukan cerita pagi ini yang gue maksud, tapi cerita tentang hidup gue. Yang tiba-tiba datang bersama hujan, mungkin juga efek galau nih hhehhe
Kalo mau membandingkan kehidupan gue antara dulu sama sekarang serasa berputar 540°. Dari gue yang cuman mikirin main, belajar, ujian, ngeband, pacaran. Sekarang gue jadi orang yang harus berangkat kerja tiap jam setengah 6 pagi biar nggak ketinggalan kereta yang longgar. Gue punya tanggung jawab, gue punya mimpi yang harus cepat diraih, gue punya beban yang musti dipikul sendiri.
Alur kehidupan seolah menuntun gue untuk jadi dewasa, untuk jadi orang yang bisa berpikir dua tiga atau sepuluh kali buat melakukan suatu hal. Jujur gue kangen banget sama masa masa dulu. Gue jamin kita semua pasti pernah merindukan suatu masa dimana kita pengen balik ke masa itu, masa dimana diri kita merasa nyaman dalam keadaan itu.
Tapi ingatlah satu hal, masa lalu tidaklah bisa dibeli atau dikembalikan lagi. Tapi jika kita punya masa lalu yang buruk semua itu bisa kita perbaiki di masa ini. Masa saat kita bisa berpikir panjang untuk menjadikan suatu hal lebih serasa sempurna untuk diri kita, dan tentunya akan lebih baik untuk orang lain.
Memang nggak ada hal yang sempurna di dunia ini, semua itu tergantung seberapa sempurna kita memandang dan merasakan hal itu. Gue bersyukur Tuhan menuntun kita menjadi lebih baik, tinggal bagaimana kita mengikuti alur yang telah diciptakan.
Gue berdoa untuk kita semua, semoga kita diberi alur yang membuat kita nyaman menjalaninya.
Amiin....